stifler's Blog



Dampak Sistem Pengolahan Data Terdistribusi

Kata Pengantar

 

 

Syukur Alhamdulillah, setelah kami tim penyusun bekerja keras akhirnya makalah ini dapat diselesaikan dan diterbitkan lalu dipersentasikan dihadapan semua teman – teman mahasiswa dan terutama dosen untuk mata kuliah ini.

Ditengah tekanan berbagai keterbatasan sumber daya yang ada kami tetap bersemangat untuk menyelesaikan tugas makalah ini dengan ruang lingkup yang kami batasi sesuai tugas yang kami dapat. Diharapkan makalah ini menjadi sebuah catatan berharga bagi kami sendiri maupun bagi para mahasiswa yang mengikuti mata kuliah ini. Makalah ini disusun untuk member gambaran tentang pengolahan data terdistribusi terutama dampak system terdistribusi pengolahan data.

Kami menyadari bahwa kesempurnaan semata – mata adalah milik Allah swt yang maha kuasa. Karena itu kami memohon maaf kepada semua teman – teman mahasiswa, dosen dan semua pembaca, apabila dalam makalah ini terdapat kekurangan atau kelemahan serta hal – hal yang kurang berkenan di hati.

Akhir kata semoga makalah ini bermanfaat bagi semua.

 

 

 

Depok, oktober 2010

 

 

 

Dampak Sistem Pengolahan Data Terdistribusi

PENDAHULUAN

Perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat, mendorong munculnya ide-ide baru. System yang awalnya berjalan secara manual perlahan-lahan mulai tergeser. Teknologi kini menjadi suatu keharusan, terlebih disuatu organisasi atau perusahaan. Informasi terus mengalir dan jumlahnya semakin lama semakin meningkat seiring dengan jumlah permintaan, serta jumlah data yang semakin banyak  Selain itu penggunaan database dalam suatu perusahaan dan organisasi pun semakin banyak terlebih dengan adanya sistem jaringan. Database dapat didistribusikan dari satu komputer ke komputer lain. Jumlah arus pemakai pun meningkat seiring besarnya organisasi atau perusahaan. Organisasi maupun perusahaan membutuhkan sistem informasi untuk mengumpulkan, mengolah dan menyimpan data serta menyalurkan suatu informasi. Berkembangnya sistem informasi dari waktu ke waktu telah menghasilkan banyak informasi yang semakin kompleks. Kompleksnya informasi tersebut disebabkan oleh banyaknya permintaan, jumlah data serta tingkat iterasi perintah SQL dalam suatu program. Pemanfaatan teknologi informasi oleh organisasi atau perusahaan secara garis besar bertujuan untuk memudahkan pelaksanaan proses bisnis dan meningkatkan kemampuan kompetitif. Melalui teknologi informasi, diharapkan proses bisnis perusahaan dapat dilaksanakan lebih mudah, cepat, efisien dan efektif. Penggunaan teknologi jaringan didalam suatu organisasi ataupun perusahaan menjadi hal yang biasa. Didalam suatu sistem jaringan sekarang ini banyak organisasi ataupun perusahaan yang telah menerapkan database terdistribusi untuk sistem databasenyan Database terdistribusi merupakan sebuah database yang berada dibawah kontrol DBMS (Database Management System) sentral dimana tempat penyimpanan tidak terpusat ke suatu CPU tetapi mungkin disimpan di multiple komputer dalam lokasi fisik yang sama atau disebarkan melalui jaringan komputer yang saling terkoneksi.

 

02

Kelebihan dan Kekurangan Pengolahan Data Terdistribusi

Pemanfaatan pengolahan data terdistribusi dapat memberikan manfaat bagi sistem yang mengimplementasikannya. Hal ini disebabkan oleh kelebihan-kelebihan yang dimilikinya, antara lain

Ø  kinerja yang lebih baik karena data ditempatkan di tempat yang sesuai dengan kebutuhan dan komputer-komputer dalam sistem dapat bekerja secara paralel, sehingga pembebanan pada komputer (server) menjadi seimbang.

Ø  alasan ekonomis, yaitu bahwa merancang sistem yang terdiri atas jaringan komputer-komputer kecil (sederhana) dibandingkan dengan mengimplementasikan komputer tunggal yang canggih.

Ø  alasan modularitas, yaitu bahwa sistem-sistem yang bekerja dalam basis data terdistribusi dapat dimodifikasi, ditambah, atau dikurangi tanpa memengaruhi modul lain (sistem lain dalam basis data terdistribusi). Dengan pembagian lokasi data, jika terjadi masalah atau musibah pada sistem, tidak semua data terancam, melainkan hanya data pada tempat-tempat tertentu.

Ø  alasan organisasi dan otonomi pada sistem-sistem yang berpartisipasi, misalnya pada suatu kantor perusahaan, terdapat beberapa departemen. Dengan pengolahan data terdistribusi, data-data perusahaan dapat disebar ke tiap-tiap departemen yang bertanggung jawab atasnya.

Akan tetapi, di samping kelebihan-kelebihan yang dimilikinya, pengolahan data terdistribusi juga memiliki kendala, antara lain

  • masalah kompleksitas, yaitu bukan pekerjaan yang mudah untuk membuat pengolahan data yang tersebar terlihat sebagai satu kesatuan. Administrator basis data mempunyai tugas ekstra untuk menjaga agar basis data yang tersebar di berbagai lokasi terlihat transparan. Di samping itu, pemeliharaan sistem-sistem yang berlainan lebih kompleks ketimbang pemeliharaan sistem besar yang utuh sebagai satu kesatuan. Tingginya kompleksitas juga dapat menyebabkan pembengkakan biaya.

 

03

  • masalah desain, yaitu bahwa desain yang dibuat harus memperhatikan arsitektur komputer yang terdiri atas sistem-sistem yang terpisah, selain itu juga memperhatikan data yang difragmentasi (dipecah-pecah) ke dalam lokasi berlainan. Perubahan dari pengolahan data terpusat menjadi terdistribusi juga menjadi masalah karena belum ada standar metodologi dalam konversi DBMS terpusat menjadi DBMS terdistribusi.
  • keamanan data, yaitu bukan hanya satu sistem yang harus diberi proteksi keamanan data, melainkan juga fragmen-fragmennya yang tersebar di berbagai lokasi, juga jalur komunikasi antarsistem.
  • kendala mempertahankan integritas karena dalam menjaga integritas sistem melalui jaringan juga dapat memakan resource yang besar dari jaringan.

 

Masalah-Masalah yang Harus Diperhatikan (Issues) Dalam Pengolahan Data Terdistribusi

Dalam aplikasi sistem manajemen pengolahan data terdistribusi, ada beberapa masalah (issue), yang harus diperhatikan, antara lain:

  1. transparansi
  2. perancangan (desain)
  3. pemrosesan query
  4. manajemen transaksi
  5. arsitektur dan middleware

 

PERMASALAHAN

 

Pengolahan data terdistribusi  memang memiliki banyak keunggulan terlebih untuk struktur organisasi saat ini, diantaranya yaitu:

 

1. Pengawasan distribusi dan pengambilan data Jika beberpa site yang berbeda dihubungkan, seorang     pemakai yang berada pada satu site dapat mengakses data pada site lain.

04

2. Reliability dan availability Sistem distribusi dapat terus menerus berfungsi dalam menghadapi kegagalan dari site sendiri atau mata rantai komunikasi antar site.

 

3. Otonomi lokal Pendistribusian sistem mengijinkan sekelompok individu dalam sebuah perusahaan untuk melatih pengawasan lokal melalui data mereka sendiri. Dengan kemampuan ini dapat mengurangi ketergantungan pada pusat pemrosesan.

 

4. Efisiensi dan fleksibel Data dalam sistem distribusi dapat disimpan dekat dengan titik diman data tersebut dipergunakan. Data dapat secara dinamik bergerak atau disain, atau salinannya dapat dihapus.

 

 

Bahaya Dalam Pengolahan Data terdistribusi

  • Hilangnya Kontrol management

Management pengolahan data kehilangan control keseluruhan dari pengolahan data karena kelompok pemakai yang membutuhkan komputer mini sendiri semakin bertambah

  • Hilangnya control dari ruang Sistem informasi management

Pengumpulan informasi management yang sangat mempengaruhi organisasi menjadi sangat sulit

  • Sub Optimasi

Developer memenuhi kebutuhan local bukan keseluruhan data

  • Data Inkompatibel

Data yang sama direpresentasikan dengan cara yang berbeda pada system yang beda

 

 

05

  • Hardware inkompatibel

Mesin yang dipilih oleh tiap kelompok pemakai berbeda

  • Software inkompatibel

Mesin yang berbeda mempunyai software yang berbeda pula seperti control link datanya, arsitektur managemen jaringan, pelayanan tiap session dan lain – lain

  • Ketidakmampuan dalam distribusi

Komputer mini tidak digunakan secara professional tanpa standar, teknik yang terstruktur dan dokumentasi yang cukup

  • Kegagalan menggunakan data base

Mesin mesin pemakai sering menggunakan file yang online, bukan managemen data base.

  • Biaya perawatan berlebihan

Biaya yang tidak diharapkan membuat rektrukturisasi system dapat meningkatkan harga lebih dari 80 % dari biaya pengembangan instalasi

  • Duplikat usaha

Fungsi yang sama deprogram berkali – kali oleh kelompok yang berbeda

  • Produktivitas rendah

Rendahnya produktivitas dalam pengembangan aplikasi dapat disebabkan oleh pemrograman dalam bahasa yang tingkat rendah

  • Tenaga manusia yang tinggi

Semakin lama dalam bekerja dan meminta fasilitas yang lebih baik

  • Kurangnya perancangan jaringan

Jaringan tidak dirancang dengan kemapuan menghubungkan processor processor kecil yang semakin berkembang

  • Tidak ada perencanaan evolusi

Pengembangan dari system terdistribusi yang inkompatibel ke arah fasilitas jaringan yang terintegrasi dengan data base menjadi sangat rumit dan mahal

  • Macetnya migrasi

Jalur migrasi dari perusahaan pembuat komputer kearah teknologi yang lebih baik biasanya tidak dapat diikuti

06

  • Kurangnya keamanan

Sistem seharusnya dilengkapi keamanan yang baik pula

  • Kurangnya back up file

Data dapat hilang bila tidak cukup backup file

 

Dampak Pengolahan Data Terdistribusi

Setiap perubahan pasti membawa perbaikan diikuti dengan dampak juga permasalahannya, begitu pula dengan pengolahan terdisribusi  mempunyai dampak – dampak yang harus di implementasikan sebagai perubahan menuju hal yang positif.

Namun diantara keunggulan itu, Dampak terdistribusi  juga memungkinkan suatu sistem menjadi lebih kompleks, karena banyaknya database yang tersebar dan jumlah data yang banyak dan terus meningkat didalam suatu organisasi maupun perusahaan. Jika suatu database memiliki sejumlah data yang tersimpan dengan banyak query dan tabel, suatu permintaan mengakibatkan proses pencarian data atau source data menjadi lambat. Selain itu banyaknya user yang dapat mengakses suatu tampilan web atau Web display suatu sistem informasi juga menjadi lambat.

Setelah pengolahan data terdistribusi berjalan dengan sangat baik berimbas kepada pengurangan jumlah para pekerja karena dengan pengolahan data yang sudah baik tidak dibutuhkan lagi operator – operator yang dianggap kurang efisien. Seperti yang sudah dibahas didalam bab 2 ada dampak dampak tidak langsung maupun langsung akan terjadi

Perubahan – perubahan yang dapat terjadi yaitu :

1.    Menurunkan jumlah staff atau jumlah karyawan

2.    Memungkinkan kerja menjadi lebih cepat dan efisien

3.    Kuasa dan tanggung jawab pemakai lebih besar

4.    Pemakai mempunyai terminal data yang lebih baik

 

 

 

 

 

 

 

07

Tahap Kesimpulan

Dampak – dampak yang terjadi pada pengolahan data terdistribusi dapat membawa kearah positif dan negatif, karena perubahan pada system dapat membuat pekerjaan lebih cepat dan efisien yang berdampak pada pengurangan jumlah operator / karyawan. Hal ini dimungkinkan karena kinerja komputer lebih baik dengan data – data yang sudah tersedia, tidak menghalangi ruang dan jarak bekerja.  Kendala – kendala juga terdapat pada masalah masalah komplesitas, desain, keamanan data dan integritas untuk mempertahankanya agar tetap berjalan baik disamping dampak pembengkakan biaya penyediaan alat – alat untuk jaringan  system pengolahan data .

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

08

Daftar Pustaka

1.    Untung Rahardja dkk. 2010. Data Mart Query (DMQ) Solusi Mempercepat Display Data Dalam Distributed Database Sistem. Yogyakarta. Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi.

2.    Wikipedia. 2009. “Distributed Database.” Dalam Wikipedia, the free encyclopedia [online]. URL: http://en.wikipedia.org/wiki/Distributed_database

3.    Christian Hadiwinoto. 2009. Basis Data Terdistribusi  [ online ].wargabasdat2009’s.blog

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

09

Daftar Isi

1.    Kata Pengantar ________________________________ 01

2.    Dampak Sistem Pengolahan Data Terdistribusi_____________02

3.    Kelebihan dan Kekurangan Pengolahan Data Terdistribusi_____03

4.    Masalah-Masalah yang Harus Diperhatikan (Issues) Dalam Pengolahan Data Terdistribusi_____________________________________________04

5.    Permasalahan________________________04

6.    Bahaya Dalam Pengolahan Data terdistribusi______________05

7.    Dampak Pengolahan Data Terdistribusi___________________07

8.    Tahap kesimpulan__________________08

9.    Daftar Pustaka_________________________09

 

Makalah Pengolahan Data Terdistribusi

Kelompok IV

Dampak Pengolahan Data Terdistribusi

Dosen : Renaldo

 

 

 

 

 

PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA

 

 


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: