stifler's Blog



manis, seksi, lembut

Pertanyaan sederhana ini saya lempar pada FB; Mengapa kita menyukai sesuatu yang manis (cokelat), wanita yang sexy (atau lelaki yang tampan), dan sesuatu yang lucu (anak kecil) ? Ketiga jawabannya sama, yaitu karena Darwin, maksudnya, dapat dijelaskan dengan teori Evolusi nya Darwin. Kata kuncinya “survival”, mempertahankan hidup untuk kelangsungan kehidupan species di bumi ini.

Salah satu penyakit terbanyak sekarang adalah diabetes, gula yang terlalu banyak. Mengapa kita suka akan manis? Chocolate yang enak, es campur yang nikmat, sampai dengan gudeg dan teh juga paling enak kalau manis. Sebenarnya semua rasa: manis, asin, kecut, pahit, itu diciptakan di otak manusia. Glukosa itu ada dalam makanan kita, di jaman dulu dibutuhkan glukosa untuk mensuplai energi untuk badan kita. Jadi kita butuh energi untuk hidup. Maka secara biologis, tubuh kita membuat kita suka akan manis, karena disana ada sumber energi yang kita perlukan untuk “survival”.

Sedangkan sexy, adalah sebuah cara alam untuk membuat kita mau untuk membuat keturunan, sesuatu yang dibutuhkan untuk “survival”nya “species” manusia. Dibutuhkan untuk berkembang biak. Kalau anda lihat monyet menyukai monyet lainnya, anjing mengejar betinanya, hal ini juga untuk sarana reproduksi.

Lucu, apa faedahnya? Bayangkan kalau anda tidak “suka” memelihara anak anda? Bagaimana “survival” nya? Orang tua harus berkorban besar untuk menjaga anak sejak bayi, malam yang tidak tidur, kerepotan mengganti popok berulang ulang, dan kecapekan menggendong. Kalau kita tidak “dibuat” suka, maka betapa sengsaranya kehidupan. Maka, manusia secara evolusi dibuat untuk menyukainya, sehingga beban terasa ringan dan menyenangkan. Bahkan riset baru menunjukkan seorang ibu “menyukai” bau dari keringat/popok anaknya tetapi tidak menyukai punya anak orang lain.

Problemnya, jagad semesta membuat kita menyukai manis, tetapi manusia menciptakan manis yang berlebihan, sehingga kita mengkonsumsi jauh lebih banyak gula dari yang dibutuhkan. Begitu juga dengan sexy dan lucu. Pembuatan boneka yang lucu pun, membuat kita suka, karena kemiripan boneka itu dengan anak kita, membuat kita juga punya empati dan perasaan sayang pada boneka. Sesuatu yang berlebihan selalu membuat hal yang tidak baik, begitupun dengan ketiga hal diatas. Bagaimana kita dapat menjaga keseimbangan kita jadi penting untuk membuat hidup kita lebih baik lagi.

Teori Evolusi memberikan banyak jawaban pada perkembangan bumi kita, termasuk tentang bagaimana wana kulit manusia berbeda. Orang Afrika hitam, orang Eropa putih, orang Asia cokelat. Sebenarnya kita berasal dari nenek moyang yang sama. Tetapi karena letak geografi dunia yang berbeda, kita dalam jangka jutaan tahun mengalamai perubahan pelahan lahan. Orang yang tinggal dekat katulistiwa terkena sinar matahari yang lebih keras, sehingga pigmen pada kulit kita berevolusi secara berbeda dengan yang tinggal dekat kutub. Dalam jangka panjangnya kita beradaptasi menyesuaikan diri pada iklim sekeliling kita. Ini dapat dipakai menerangkan bahwa walaupun warna kulit kita beda, pada jutaan tahun lalu sebenarnya kita adalah satu asal muasal.

raken from : http://tanadisantoso.com/v50/BusinessWisdom/index.php?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: