stifler's Blog



Baterai Magnet Berteknologi Nano

Ternyata teknologi baterai yang di sematkanpada perangkat-perangkatelektronik sekarang ini masih tertinggal, ini tak sejalan dengan teknologi elektronika ysng jauh berkembang. Di sinilah kemudian para ahli mencoba berbagai alternatif yang dapat di jadikan sumber energi pengganti baterai yang ada sekarang.

Para peneliti dari universitas Miami, AS serta universitas Tokyo dan Tohoku, Jepang. Merreka melakukan penelitian, dan menemukan sebuah temuan baru yang di sebut baterai spin(berputar). Baterai spin merupakan batrei yang bisa di isi ulang dengan menerapkan sistem ladang magnet menjadi nano magnet pada perangkat yang di sebut MTJ/ Magnetic Tunnel Junction.

Teknologi ini merupakan langkah maju di mana di yakini akan menghasilkan baterai yang lebih cepat, lebih murah & menggunakan sedikit energi dari arus yang ada sebelumnya, ke depan baterai baru ini dapat di kembangkan untuk menghidupkan sebuah mobil/ perangkat lainnya.

Sebenarnya teknologi ini menggunakan prinsip yang sama seperti halnya baterai konvensional. Rahasianya terletak pada penggunaan magnet nano untuk mempengaruhi kekuatan elektro motif. Bedanya jika pada baterai konvensional energi yang di simpan menggunakan bentuk energi kimia di mana ketikadi jalankanreaksi kimia akan terjadi & menghasilkan energi listrik. Sedangkan teknologi baru ini mengkonversikan energi magnetik menjadi energi listrik tanpa ada reaksi kimia. Arus listrik yang di buat dalam proses ini di sebut ‘ arus polarisasi spin ‘ dan di sebut sebagai teknologi baru dengan nama ‘ spintronik ‘.

Teknologi spintronik yaitu energi di simpan bukan melalui reaksi kimia melainkan pada sebuah magne. Jadi tak ada reksi kimia yang terjadi karena baterai spin akan membuat ladang magnet yang besar. Teknologi ini lebih potensial di banding teknolgi apapun yang pernah ada sebelumnya. Bahkan menurut salah seorang peneliti ini, mereka telah mengantisipasiefek yang di timbulkan dengan penerapan teknologi ini. Hanya saja dengan teknologi ini, voltase yang di hsilkan menjadi 100 X lebih besar dalam waktu puluhan menit & menghasilkan voltase yang berbeda dalam waktu mili detik. Ini di luar dari perhitungan teoritis yang saat ini di pahami.

Belum di ketahui kapan teknologi baterai ini akan di terapkan  pada perangkat elektronik komersial. Namun setidaknya temuan baru ini dapat menjelaskan lebih jauh bagaimana cara kerja magnet & penerapannya dalam hal penggunaan MTJ sebagai elemen elektronik yang bekerja dengan cara yang berbeda di banding dengan transistor konvensional. Meski perangkat aktualnya memiliki diameter seperti halnya rambut manusia, namun energi yang di simpan secara potensial mampu menjalankan sebuah mobil  sampai beberapa mil jauhnya.

di ambil dari ; tabloid pulsa


Trackbacks & Pingbacks

Komentar

  1. * plentiswae says:

    saya sering makan “teknologi Nano”, ntu tuh yang rasanya asem manis pedas ……:mrgreen:

    | Balas Ditulis 7 years ago
  2. * ngegembel says:

    loh..teknologi nano yg saya makan kok rasanya asin yak. haha

    | Balas Ditulis 7 years ago


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: